Wakapolda Papua Dukung Pembangunan Perpustakaan, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

oleh -80 Dilihat
banner 468x60

Papua – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Papua di Jalan Raya Abepura–Kotaraja, Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Dr. Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng., perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih, perwakilan Kodaeral X, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Papua Achmad Djalali, S.H., perwakilan DPR Papua, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

banner 336x280

Pembangunan gedung perpustakaan direncanakan berupa bangunan permanen dua lantai dengan total kebutuhan anggaran Rp15 miliar. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, dengan alokasi Rp1 miliar melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 untuk pekerjaan persiapan dan struktur pondasi, sedangkan penyelesaian bangunan beserta fasilitas pendukung direncanakan pada 2027.

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polri mendukung program pembangunan pemerintah daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan.

“Polri mendukung upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat. Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan minat baca, serta mempersiapkan generasi muda Papua agar semakin maju dan berdaya saing. Sinergi seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan agar pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wakapolda.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Dr. Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng., dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakannya, menyampaikan bahwa pembangunan gedung perpustakaan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan masa depan generasi Papua.

“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga pusat pembelajaran sepanjang hayat, ruang kreativitas, dan sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan pengetahuan serta daya saing. Kita ingin menghadirkan perpustakaan yang modern, nyaman, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Aryoko.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab dengan memperhatikan ketepatan waktu, mutu, anggaran, serta standar keselamatan konstruksi.

Dukungan masyarakat, termasuk komunikasi yang baik dengan pemilik hak ulayat, dinilai penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan tetap menghormati kepentingan masyarakat setempat.

Polda Papua memandang pembangunan fasilitas pendidikan dan literasi sebagai bagian dari upaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

Karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta mendukung keberlanjutan pembangunan di Papua.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.