Wakapolda Papua Ajak Orang Tua dan Masyarakat Cegah Perkelahian Antarpelajar melalui Program Subuh Keliling

oleh -16 Dilihat
banner 468x60

Papua – Polda Papua terus mengintensifkan pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program “Subuh Keliling (Suling)”. Kali ini, kegiatan yang mengangkat tema perkelahian antarpelajar tersebut dilaksanakan di Masjid Al Amin Angkasa, Kota Jayapura, Sabtu (31/10/2026) dini hari.

Kegiatan dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Papua.

banner 336x280

Kehadiran jajaran Polda Papua tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjemaah bersama masyarakat. Setelah itu, Takmir Masjid Al Amin, Abdul Mukhti, menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada Wakapolda Papua beserta rombongan, sekaligus mempersilakan untuk menyampaikan pesan dan arahan kepada para jemaah.

Dalam arahannya, Wakapolda Papua menjelaskan bahwa program Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, membangun komunikasi dua arah, serta mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, seperti Subuh Keliling dan Jumat Berkah, sehingga hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Papua secara khusus menyoroti persoalan perkelahian antarpelajar, aksi kekerasan, dan perundungan (bullying) yang melibatkan anak-anak dan remaja. Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap keterlibatan generasi muda dalam konflik jalanan, konsumsi minuman keras, serta potensi bentrokan antarkelompok maupun perang suku di sejumlah wilayah.

“Persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kita harus bersama-sama menjaga anak-anak dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Wakapolda Papua.

Ia juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan perhatian, pengawasan, dan pembinaan terhadap anak-anak, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan sehari-hari. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak sekolah juga dinilai sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, toleransi, dan saling menghormati sejak dini.

Lebih lanjut, Wakapolda mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Apabila ditemukan permasalahan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun aparat TNI agar dapat ditangani secara cepat melalui komunikasi dan penyelesaian yang baik.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap terbangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan dan melindungi generasi muda merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.(dv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.