Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Kampung Iwaka dari suku Kamoro, Kabupaten Mimika, Yustinus Amereyau, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Kab. Mimika, terutama menjelang perayaan Natal 2026 dan akhir tahun. Ia menekankan pentingnya persatuan, kegiatan positif, serta kewaspadaan terhadap isu provokatif yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Yustinus menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Mimika secara umum masih aman dan terkendali. Meski demikian, ia menyoroti konflik internal suku Damal di Kwamkinarama, Kabupaten Puncak, yang masih menjadi perhatian bersama. Ia berharap konflik tersebut dapat segera berakhir sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana damai dan penuh sukacita.
“Harapan kami, menjelang perayaan Natal 2026, konflik bisa dihentikan dan kita semua dapat menyambut Natal dengan damai dan sukacita,” ujar Yustinus.
Sebagai tokoh pemuda Kamoro, Yustinus mengatakan dirinya terus berkoordinasi dengan para tetua adat serta merangkul generasi muda, khususnya di Distrik Mimika Timur dan sejumlah wilayah pesisir Mimika. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong pemuda menjadi teladan dalam berperilaku positif, menjaga kedisiplinan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan.
Ia juga menilai bahwa menjelang akhir tahun diperlukan berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. Tokoh masyarakat dari tujuh suku di Mimika, bersama paguyuban Nusantara, diharapkan aktif menyampaikan imbauan kamtibmas melalui media sosial, grup kerukunan, maupun komunikasi langsung dengan warga.
“Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terhasut oleh isu atau provokasi dari kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan serta merusak nama baik Mimika,” tegasnya.
Yustinus menambahkan, koordinasi antara tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menjaga keharmonisan, mencegah potensi konflik, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika.
Menurutnya, komitmen bersama untuk menjaga kedamaian menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan menyambut Natal 2026 dalam semangat persaudaraan.(rd)














