Papua – Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dijadwalkan akan mengunjungi langsung lokasi gempa bumi Magnitudo 7,2 di Kabupaten Jayapura, Papua.
Kunjungan kenegaraan tersebut dijadwalkan pada Kamis, 11 Oktober 2026, sebagai bentuk perhatian dan kehadiran negara di tengah duka masyarakat Jayapura
Kabid Humas Polda Papua membenarkan adanya rencana kunjungan tersebut.
“Benar, kami menerima rencana kunjungan Bapak Presiden RI bersama Bapak Kapolri dan Bapak Panglima TNI ke Kabupaten Jayapura untuk meninjau langsung dampak gempa dan menemui korban,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Rabu (10/10/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden bersama Kapolri dan Panglima TNI akan melakukan beberapa agenda, di antaranya:
1. Meninjau lokasi pengungsian dan posko darurat di Jayapura
2. Menjenguk korban luka-luka di RSUD Jayapura
3. Memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia
4. Meninjau kerusakan infrastruktur, termasuk 2 Polsek, 12 sekolah dan jembatan yang rusak
5. Memimpin rapat terbatas penanganan darurat bersama BNPB, BMKG, Pemda Papua dan Forkopimda
Polda Papua bersama Kodam XVII/Cenderawasih saat ini tengah menyiapkan pengamanan dan kelancaran kunjungan VVIP tersebut.
“Kami dari Polda Papua dan Polres Jayapura telah menyiapkan pengamanan jalur, lokasi pengungsian, serta rumah sakit. Personel juga disiagakan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, data sementara korban gempa Mappi hingga malam ini tercatat 26 orang meninggal dunia, 101 luka-luka dan 372 orang masih dalam pencarian. Sebanyak 558 rumah, 12 sekolah dan 2 Polsek dilaporkan rusak parah.
Presiden RI dijadwalkan akan membawa bantuan kemanusiaan, logistik dan obat-obatan untuk para pengungsi.
Polda Papua mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak percaya isu hoaks tsunami, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.(rd)


























