Polda Papua Bekali Personel Jelang Purnabakti, Dorong Kemandirian Lewat Dunia Usaha

oleh -15 Dilihat
banner 468x60

Papua – Polda Papua melalui Biro SDM menggelar pembukaan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri yang akan memasuki usia pensiun Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Masa Pensiun Bahagia, Menebar Manfaat dan Kemandirian Lewat Dunia Usaha” dan berlangsung di Ballroom Lantai 10 Hotel Mercure Jayapura, Kamis (24/09/2026).

banner 336x280

Kegiatan dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Dir Pamobvit Polda Papua Kombes Pol. Arief Kurniawan, S.I.K., Dir Reskrimsus Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Kabidkeu Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA., para narasumber dan peserta Latram.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya menjelaskan bahwa pelatihan tersebut ditujukan untuk mempersiapkan personel yang akan memasuki masa purnabakti melalui pembekalan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha dan keterampilan teknis, memberikan pemahaman mengenai peluang usaha serta manajemen bisnis sederhana, sekaligus mempersiapkan mental dan keterampilan personel dalam menghadapi masa purnabakti.

“Purnabakti bukan akhir pengabdian, tetapi awal dari kesuksesan yang baru.”

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa masa pensiun merupakan bagian dari perjalanan pengabdian setiap personel Polri. Karena itu, peralihan dari kehidupan kedinasan menuju masa purnabakti perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi mental, keterampilan maupun kemampuan untuk menjalani kehidupan yang mandiri, produktif dan sejahtera.

“Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian dan bukan pula akhir dari kesempatan untuk berkarya. Masa purnabakti justru dapat menjadi awal dari perjalanan baru untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, memperluas jejaring, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.” ujar Wakapolda.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengikuti pelatihan secara formal, tetapi benar-benar memanfaatkan materi yang diberikan sebagai bekal untuk merancang kehidupan setelah dinas.

Wakapolda mendorong peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun pola pikir positif, memanfaatkan ilmu dan keterampilan untuk membangun kemandirian, serta menyusun perencanaan usaha yang realistis sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Selain itu, kebersamaan dan jejaring antarpeserta juga diharapkan tetap terpelihara sehingga dapat menjadi modal sosial yang bermanfaat setelah memasuki masa purnabakti.

“Jangan pernah merasa bahwa masa untuk belajar dan berkembang telah berakhir. Selama kita memiliki kemauan, semangat dan tekad untuk terus berusaha, selalu ada kesempatan untuk menghasilkan karya dan memberi manfaat.” tambahnya.

Kegiatan pelatihan tahun ini diikuti 36 peserta dengan melibatkan narasumber dari internal maupun eksternal. Para peserta juga diarahkan untuk menyusun rencana usaha pribadi pascapelatihan, mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam bentuk usaha nyata, menjaga jejaring antarpeserta, serta memanfaatkan pendampingan dari SDM Polri dan mitra terkait.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.