Papua – Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Waropen menggelar bakti sosial bertajuk Minggu Kasih dengan menyambangi anak-anak Sekolah Minggu di dua gereja yang berada di Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Minggu (20/09/2026) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Minggu GKI Winggai Winuri Sanggei, Kampung Urfas I, dan Sekolah Minggu Yeheskiel Ghandeguai GKI Diaspora SP V, Kampung Khemon Jaya, Distrik Urei Faisei.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Waropen, Iptu Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., didampingi personel Satlantas dan Sihumas Polres Waropen.
Kehadiran personel Satlantas disambut antusias oleh anak-anak dan remaja yang mengikuti kegiatan Sekolah Minggu.
Selain bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan, personel juga memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Edukasi tersebut mencakup pentingnya mengenal aturan lalu lintas, membiasakan diri bersikap tertib saat berada di jalan raya, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas berlalu lintas, pesan keselamatan diberikan sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Suasana semakin hangat ketika personel Satlantas membagikan makanan ringan dan minuman kepada anak-anak serta remaja Sekolah Minggu.
Kapolres Waropen, AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., melalui Kasat Lantas Polres Waropen Iptu Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami ingin hadir tidak hanya dalam pelaksanaan tugas di jalan raya, tetapi juga di tengah masyarakat untuk berbagi kasih, membangun komunikasi dan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini,” ucap Kasat Lantas.
Kasat Lantas menambahkan, edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, tempat ibadah dan lingkungan sekitar.
“Kami berharap pesan-pesan keselamatan yang disampaikan dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga budaya tertib berlalu lintas perlu dibangun sejak dini,” pungkasnya.
Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Waropen berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, edukasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.(wd)














