Ketua LMA Sarmi Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Keamanan

oleh -18 Dilihat
banner 468x60

Papua – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Sarmi, Frans Sawen, mengimbau seluruh masyarakat adat di Kabupaten Sarmi agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya yang beredar melalui media sosial.

Imbauan tersebut disampaikan Frans dalam kegiatan Diskusi Adat Ketahanan Pangan Berbasis Lumbung Desa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional di Kampung Bagaiserwar, Distrik Sarmi, Selasa (22/9/2026).

banner 336x280

Frans menyampaikan keprihatinannya terhadap rentetan aksi gangguan keamanan yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya. Menurutnya, situasi tersebut dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia meminta masyarakat tetap tenang, menjaga hubungan kekeluargaan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi keamanan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat adat di Kabupaten Sarmi agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial,” ujar Frans.

Frans juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan informasi atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Menurutnya, hal tersebut sebaiknya disampaikan kepada pihak berwenang melalui jalur yang tepat.

Ia mengajak para kepala suku, ondoafi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat adat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah masing-masing.

Menurut Frans, situasi keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan keberlangsungan pembangunan, termasuk penguatan ketahanan pangan berbasis kampung dan lumbung desa.

Dalam momentum Hari Tani Nasional, Frans mengajak masyarakat mengedepankan persatuan, gotong royong, musyawarah, dan kedamaian. Ia mengingatkan agar persoalan keamanan maupun informasi yang belum terverifikasi tidak sampai memicu perpecahan antarmasyarakat dan menghambat pembangunan di Tanah Papua.

“Sebagai Ketua LMA Sarmi, saya mengajak seluruh masyarakat adat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghormati hukum yang berlaku, memperkuat komunikasi antarwarga serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas pertanian, ekonomi dan kehidupan sosial dengan baik,” katanya.

Frans juga mengajak masyarakat menjaga Kabupaten Sarmi tetap aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, bertani, dan membangun kampung guna memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Mari kita jaga Sarmi tetap aman, damai dan kondusif. Dengan keamanan yang terjaga, masyarakat dapat bekerja, bertani dan membangun kampung untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.