Kepala Suku Armati Ajak Warga Sarmi Tetap Tenang Hadapi Isu Keamanan

oleh -13 Dilihat
banner 468x60

Papua – Kepala Suku Armati sekaligus Ketua Dewan Adat Apawer, Yafet Weiraso, mengimbau masyarakat adat di Kabupaten Sarmi, Papua, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya menyusul gangguan keamanan yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya.

Imbauan tersebut disampaikan Yafet dalam kegiatan Diskusi Adat Ketahanan Pangan Berbasis Lumbung Desa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang berlangsung di Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Sabtu (27/9/2026).

banner 336x280

Yafet menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi keamanan di Jayawijaya yang dinilai dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ia meminta masyarakat Sarmi tidak terpengaruh oleh informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, apabila belum diketahui kebenarannya.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat adat di Kabupaten Sarmi agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial. Masyarakat hendaknya tetap tenang, menjaga hubungan kekeluargaan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi keamanan,” ujar Yafet.

Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat adat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Menurut Yafet, setiap informasi maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan sebaiknya disampaikan kepada pihak berwenang melalui jalur yang tepat dan tidak ditangani secara sepihak oleh masyarakat.

“Apabila menemukan adanya informasi atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, hendaknya disampaikan kepada pihak yang berwenang melalui jalur yang tepat dan tidak mengambil tindakan sendiri,” katanya.

Yafet menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pertanian, ekonomi, sosial, serta program pembangunan dan penguatan ketahanan pangan berbasis kampung.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Tani Nasional sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, gotong royong, musyawarah, dan kehidupan yang damai antarwarga.

“Jangan sampai persoalan keamanan maupun informasi yang tidak benar memecah hubungan antarmasyarakat dan menghambat pembangunan di Tanah Papua,” tegasnya.

Sebagai Kepala Suku Armati sekaligus Ketua Dewan Adat Apawer, Yafet kembali mengajak masyarakat adat untuk menjaga keamanan lingkungan, menghormati hukum yang berlaku, memperkuat komunikasi antarwarga, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

“Mari kita jaga Sarmi tetap aman, damai dan kondusif. Dengan keamanan yang terjaga, masyarakat dapat bekerja, bertani dan membangun kampung untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.