Kapolda Papua Hadiri Peneguhan 228 Pendeta GKI, Perkuat Sinergi Jaga Papua Damai

oleh -9 Dilihat
banner 468x60

Papua – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri ibadah peneguhan dan pelantikan 228 pendeta baru Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang berlangsung di Gereja GKI Pengharapan Abepura, Kota Jayapura, Minggu (18/10/2026).

Kehadiran Kapolda Papua dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Tanah Papua.

banner 336x280

Kegiatan tersebut turut dihadiri Para PJU Polda Papua bersama unsur pemerintah daerah, TNI, pimpinan gereja, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., menyampaikan rasa syukur atas peneguhan 228 pendeta baru yang akan menjalankan tugas pelayanan di berbagai wilayah Tanah Papua.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, moral, karakter, dan kesetiaan dalam menjalankan panggilan pelayanan, sekaligus kesiapan untuk melayani jemaat di perkotaan maupun di wilayah pedalaman yang masih membutuhkan tenaga pendeta.

Pdt. Andrikus Mofu juga mengingatkan bahwa gereja memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat, termasuk penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, dan persoalan sosial lainnya.

Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., mengapresiasi peran gereja dan para tokoh agama yang selama ini turut menjaga kerukunan serta memberikan pembinaan moral kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memelihara keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat persaudaraan di Tanah Papua.

“Tokoh agama memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, mempererat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai moral kepada generasi muda. Kami berharap sinergi antara Polri dan gereja terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai persoalan sosial dapat dihadapi bersama dan masyarakat dapat hidup dengan aman, rukun, serta saling menghormati,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua juga berharap para pendeta yang baru diteguhkan dapat menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan di tengah jemaat, serta terus mengedepankan pesan-pesan perdamaian dan persatuan.

Melalui pelayanan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, para pendeta diharapkan dapat turut mendorong penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan yang bijaksana, dialogis, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui momentum ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi, memperkokoh persatuan, serta mewujudkan Tanah Papua yang aman, damai, dan harmonis.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.