Jokowi Nilai Pergantian Kapolri Sudah Waktunya, Sebut Suyudi Sosok yang Baik

oleh -32 Dilihat
banner 468x60

Papua – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

Jokowi menyebut pergantian Kapolri merupakan kewenangan atau hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pergantian tersebut juga dinilai sudah waktunya dilakukan setelah Listyo Sigit menjalankan tugas sebagai Kapolri selama sekitar lima tahun delapan bulan.

banner 336x280

“Itu kan pergantian Kapolri kewenangan hak prerogatif dari Bapak Presiden Prabowo,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Kamis (1/10/2026).

Jokowi kemudian menilai masa kepemimpinan Listyo Sigit sebagai Kapolri memang telah cukup panjang sehingga pergantian pimpinan Polri merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan institusi.

“Dan juga sudah saatnya Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit ini sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai Kapolri. Saya rasa memang sudah saatnya,” katanya.

Mengenai sosok Suyudi Ario Seto yang ditunjuk sebagai pengganti Listyo Sigit, Jokowi memberikan penilaian positif.

“Dan penggantinya saya rasa cukup baik, Pak Suyudi,” ujar Jokowi.

Komjen Pol. Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri, termasuk Kapolda Banten. Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994 dengan pengalaman di bidang reserse.

Pergantian tersebut berlangsung setelah Presiden Prabowo mengajukan Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri melalui Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Komisi III DPR RI kemudian menyetujui Suyudi secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR RI yang menyetujui pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri serta pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri.

Dalam pemaparan di hadapan Komisi III DPR RI, Suyudi mengusung visi “Polri Bersama Masyarakat” sebagai arah kepemimpinannya. Visi tersebut menekankan pentingnya kedekatan Polri dengan masyarakat serta penguatan pelayanan, penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.

Dengan pergantian tersebut, Suyudi memasuki fase baru dalam memimpin Korps Bhayangkara, sementara Listyo Sigit melanjutkan pengabdian dalam posisi baru di pemerintahan. Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi bagian dari dinamika regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan di tubuh Polri.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.