Papua – Kepolisian Daerah Papua mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta genangan dan kenaikan air laut di wilayah pesisir.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, bantaran kali atau sungai, maupun daerah perbukitan perlu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, bantaran kali atau sungai, maupun daerah perbukitan. Perhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera mengambil langkah pengamanan apabila hujan deras berlangsung dalam waktu lama,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.
Selain mewaspadai potensi banjir dan longsor, masyarakat juga diminta berhati-hati saat berkendara. Kondisi jalan yang licin serta jarak pandang yang terbatas saat hujan deras dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengendara diharapkan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dengan memeriksa rem, ban, lampu dan wiper sebelum melakukan perjalanan.
Polda Papua juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke selokan, parit, kali maupun sungai yang dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir.
Masyarakat juga diharapkan menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan karena vegetasi memiliki peran penting dalam menahan air serta membantu mencegah terjadinya longsor.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting. Kami mengajak warga untuk bersama-sama membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar melalui gotong royong, sehingga aliran air tetap lancar dan potensi genangan maupun banjir dapat diminimalkan,” jelasnya.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila hujan deras disertai angin kencang. Warga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, tiang maupun bangunan yang berpotensi roboh. Komunikasi antarwarga juga perlu diperkuat agar dapat saling membantu apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami memastikan personel Polda Papua dan jajaran Polres siap membantu masyarakat apabila terjadi bencana maupun situasi darurat. Kami juga terus membangun sinergi dengan BPBD, Basarnas, TNI dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta penanganan apabila terjadi bencana,” ungkap Kombes Pol. Cahyo.
Dalam situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi kepolisian melalui Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam dan tidak dipungut biaya. Polda Papua juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Pastikan informasi mengenai cuaca dan potensi bencana diperoleh dari sumber resmi. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(dv)













