Papua – Personel Satuan Samapta Polres Biak Numfor bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kampung Urfu, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (26/09/2026).
Pemadaman dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Biak Numfor AKP Kartiko bersama personel Unit Turjawali dan Tim Armored Water Cannon (AWC).
Petugas dikerahkan setelah menerima informasi adanya kebakaran di sekitar area PTLMG (PLN) Kampung Urfu.
Lokasi kebakaran yang berada di sekitar fasilitas kelistrikan tersebut menjadi perhatian karena kondisi lahan yang kering berpotensi membuat api meluas apabila tidak segera ditangani.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar titik api sekaligus melakukan pemadaman menggunakan mobil AWC.
Dengan dukungan semburan air bertekanan tinggi, api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar ke area fasilitas PLN. Setelah pemadaman, personel kembali melakukan pengecekan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K. melalui Kasat Samapta Polres Biak Numfor, AKP Kartiko mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah Karhutla meluas dan melindungi lingkungan serta fasilitas vital.
“Kami mendapat laporan adanya Karhutla di dekat area PTLMG PLN Kampung Urfu. Kami langsung mengerahkan personel Unit Turjawali dan Tim AWC untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke area PLN,” ucap Kasat Samapta.
Kasat Samapta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama pada kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
Selain dapat menyebabkan kebakaran meluas, tindakan tersebut juga berpotensi mengganggu lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga fasilitas umum.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sebelum meluas,” katanya.
Polres Biak Numfor terus mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla.(re)













