Sinergi Polri, TNI dan Warga, Kebakaran Lahan di Kweel Berhasil Dipadamkan

oleh -5 Dilihat
banner 468x60

Papua – Sinergi personel Polsek Elikobel, TNI dan warga berhasil menangani kebakaran lahan yang terjadi di sekitar Pos Polisi (Pospol) Kweel, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (07/10/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.30 WIT. Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Elikobel segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke area sekitar Pospol Kweel.

banner 336x280

Personel tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIT dan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Penanganan dilakukan bersama personel TNI dan warga yang turut membantu mengendalikan api agar tidak semakin meluas.

Upaya pemadaman kembali dilakukan sekitar pukul 16.00 WIT. Setelah dilakukan penanganan secara bersama-sama selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIT. Personel kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi aman sebelum kembali ke Mako Polsek Elikobel sekitar pukul 18.40 WIT.

Kapolsek Elikobel IPTU Muchsin, S.H., M.H., mengatakan langkah cepat yang dilakukan personel bersama TNI dan masyarakat merupakan bentuk kepedulian dalam mencegah kebakaran meluas serta melindungi masyarakat dan fasilitas yang berada di sekitar lokasi.

“Begitu mendapat informasi, personel langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman bersama TNI serta warga. Upaya ini dilakukan untuk mencegah api merembet, khususnya ke arah Pospol Kweel dan lingkungan di sekitarnya,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari beberapa titik yang menjalar dari arah Jembatan Palda. Kondisi musim kemarau dan lahan yang kering membuat api lebih mudah merambat sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Setelah api berhasil dipadamkan, personel memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Kapolsek Elikobel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama selama musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah, rumput kering, maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya titik api.

“Keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.(fr)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.