Polda Papua Hadiri Penutupan Seminar Range Officer Level 1 PB Perbakin di Senayan

oleh -6 Dilihat
banner 468x60

Papua – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., menghadiri penutupan Seminar Range Officer Level 1 Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) yang digelar di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Perbakin Papua, Johny Banua Rouw, S.E, Kabid Tembak Berburu Perbakin Provinsi Papua, Bapak Jhon Richard Banua, S.E., M.Si, sejumlah pejabat utama Polda Papua, pengurus Perbakin Papua serta para peserta seminar.

banner 336x280

Seminar Range Officer Level 1 digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menjalankan tugas sebagai Range Officer, khususnya terkait penyusunan dan penyampaian state briefing yang sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat arahan dari Ketua Komisi Perwasitan Tembak Reaksi Perbakin Pusat, Ahmad Kurniawan mengenai tata cara menyusun state briefing berdasarkan gambar serta menyesuaikannya dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Dalam menyusun state briefing, setiap peserta harus memperhatikan kondisi lapangan secara detail dan memastikan seluruh informasi yang disampaikan sesuai dengan keadaan sebenarnya,” ucap Ahmad Kurniawan.

Setelah mendapatkan arahan, peserta dibagi menjadi enam kelompok yang masing-masing terdiri dari lima orang untuk mempraktikkan penyusunan state briefing berdasarkan gambar yang telah disediakan.

Dalam praktik tersebut, peserta diminta melakukan pengecekan terhadap sejumlah unsur, seperti jumlah target, jumlah state, plot, popper, posisi masing-masing objek serta kesesuaian antara gambar dengan kondisi aktual di lapangan.

Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan kemampuan dan ketelitian merupakan bagian penting yang harus dimiliki seorang Range Officer dalam menjalankan tugasnya.

“Seorang Range Officer harus memiliki pemahaman yang baik terhadap kondisi lapangan serta mampu menyampaikan informasi secara jelas dan sistematis. Hal ini penting untuk memastikan kegiatan dapat berjalan tertib dan mengutamakan keselamatan,” kata Kapolda Papua.

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan langsung proses penyusunan dan penyampaian state briefing.

“Dengan adanya praktik langsung, peserta dapat memahami bagaimana melakukan pengecekan, mencocokkan informasi dan menyampaikan briefing sesuai kondisi yang ada di lapangan,” ujarnya.

Kapolda Papua berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama seminar dapat menjadi bekal bagi peserta dalam melaksanakan tugas secara profesional serta mendukung penyelenggaraan kegiatan menembak yang aman dan sesuai ketentuan.

“Kami berharap seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan dengan baik dan menjadi bekal dalam melaksanakan tugas secara profesional, disiplin dan bertanggung jawab,” tutupnya.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.